Rabu, 2009 April 08

Dokumen LBS

Beberapa kali ada request dari rekan-rekan tentang software logo manager, script, dokumen, maupun tutorial pendukung Location Based Service. Sebelumnya saya mohon maaf bagi rekan yang belum menerima copy CD dari saya. Di karenakan banyak file yang rusak karena telalu lama dan terlalu sering di pakai. Tapi saya tetep berusaha untuk memberikan yang terbaik buat rekan-rekan semua. Saya akan sediakan file tersebut pada blog ini. (ada pada side bar). Tapi ngga sekaligus ya... harap maklum d....

Senin, 2008 September 22

maksud hati mo ganti template blog.. biar ngga bosen.. eh.. ternyata.. semua komponen blog jadi ilang.. karena ngga di simpen dulu.. jadinya kaya gini neeh tampilan blogku.. buku tamu lenyap.. statistik pengunjung juga raib. akhirnya aq harus iklash hati untuk mulai lagi dari awal..

Senin, 2008 Juli 07

Membuat SMS Gateway

Saat ini fungsi sms tidak sekedar untuk berkirim pesan kepada kerabat saja, tapi sudah beralih ke fungsi yang lain misalnya quiz sms, polling sms, layanan Info On Demand, dan sebagainya
Semua aplikasi tersebut membutuhkan suatu aplikasi yang disebut sms gateway.
Aplikasi SMS gateway bisa diterapkan pada Café, Toko, Rumah sakit, Sekolah, maupun instansi pemerintah

Contoh aplikasi Info On Demand untuk Sekolah misalnya:
•Info nilai ujian siswa.
cara kerja : client mengirim no.induk siswa diikuti mata pelajaran ke nomor server lalu server akan mengirim nilai ujian secara otomatis
•Info jadwal ujian, pendaftaran siswa baru dsb.

Sebenarnya untuk membuat SMS gateway tidak terlalu sulit. Bahkan bagi yang awam coding sekalipun. Cukup sedikit pengetahuan tentang Visual Basic dan mysql, anda bisa membuat apikasi SMS Gateway sendiri.
Yang diperlukan untuk membuat aplikasi SMS Gateway:

Hardware
• Computer
• GSM Modem atau HP Nokia series sebagai sms gateway
• Kabel Data USB /serial

Software
•Visual Basic
•Oxygen SMS Activex sebagai komponen Visual Basic yang bisa di download di http://www.oxygen-software.com.
•Mysql sebagai database

Tampilan SMS Activex dari Oxygen adalah sebagai berikut




Dengan SMS Activex, kita sudah bisa menerima sms, membaca inbox, maupun mengirim sms melalui PC.
Lalu gimana caranya agar kita bisa membuat sms gateway yang bisa memberikan layanan Info On demand?
Berikut langkah-langkahnya
1. Koneksikan database mysql dengan Visual Basic
2. Isi database mysql dengan database siswa
3. Memodifikasi script dari smsactivex. Sehingga setiap ada pesan masuk, program akan membalas secara otomatis.

Cara memodifikasi script akan dibahas lain waktu..:)

Senin, 2008 Juni 30

BTS Monitoring

Chatting dengan seorang Network Operation Centre (NOC) NTS Surabaya


T: Gimana sih cara monitoring BTS? Bisa ngga pakai ip seperti pada jaringan computer?

J: monitong BTS hirarkinya BTS-BSC-MSC

J: kalo BTS sistemnya ngak pakai IP. yang pakai IP itu BSC

t: klo BTS pake apa y?

J: selama BSC aktif, BTS bisa di monitor langsung,

T : kalo monitoring BSC, gimana system kerjanya?

J : 0.....semua BSC punya alamat ip yang unik, jadi untuk bisa memonitor dia maka harus ada server dan sebuah PC yang didlamnya udah di install sofware monitor nya, kayak N2000,NMT dll

T : brp sih jumlah pengguna maksimal yg bisa d kontrol sama 1 bts?

J: Tergantung berapa banyak jumlah BTS yang di install

J: sbg contoh kita pakai product ericsson ya

J: untuk tipe 2202 dia ada 6 TRU

J: 6 TRU di bagi 3 sektor, jadi satu sektor ada 2 TRU

J: 1 TRU ada 8 slot, slot 1 dan 2 dipakai BCCH.Jadi tingal 6 slot yang bisa dipakai data/voice.

J: jadi total RBS 2202 kapasitasnya 6x6 =36 slot.Artinya BTS itu bisameng handle 36 call secara bersamaan

T : RBS apaan?

J: Radio base station

T: o..

J: BTS itu isinya RBS

T: apakah semua bts selalu aktif? mungkin ngga ada bts yg tiba2 mati/ngga jalan/ngga aktif?

J: ada, bila TRU nya fault atau memang sengaja slot di TRU tersebut diblok

J: kalu kita call susah banget, biasanya BTS tersebut overload/congest

T: klo kejaidian spt itu..(TRU fault) trus gmn solusinya? ada gak spt BTS backup? shgga ngga sampe mengganggu jaringan

J: Kalo di BTS tersebut dipasang OVERLAY atau dipasang RBS lagi ( jadi ada 2 RBS) kejadian tersebut bisa diback up RBS satunya lagi

J: Atau jika cuma satu RBS, dan yang mati TRU 1 dan 2 (sektor 1) selama masih ke cover sektor 2 maka ngak ada masalah

T: o gitu...

T: aq simpulkan ya.. kalo salah tolong d koreksi..

T: berarti jmlh pengguna yg bisa d control oleh 1 BTS tergantung jumlha TRU nya y?

T: berarti tergantung juga sama trafik lokasinya?

T: kalo trafik kecil d pasang dikit, kalo trafik besar d pasang banyak.. gitu?

J: Ya

J: intinya kapasitas BTS tergantung jumlah TRU

J: TRU dipasang sesuai kebutuhan trafik

J: semakin banyak trafik semakin nbanyak jumlah TRU yang dipasang

T: ya..ya.. thank

J: oc...

Kamis, 2008 Juni 12

Membuat Aplikasi LBS Sendiri

Sistem konfigurasi dari aplikasi Location Based Service sebagai berikut:


Aplikasi: Where Am I?
Tujuan: Sebagai penunjuk arah bagi orang asing/orang baru

Hardware :
Computer sebagai server
Kabel data ke srial/USB port
GSM Modem atau HP dari nokia
Hp sebagai client


Software pendukung:
Visual Basic 6
mysql

Cara kerja:
User/client mengirim parameter netmonitor yaitu CGI-TA via sms (baca dulu artikel “cell id ada pada menu hand phone”)
cara kirim:

Buka menu net monitor pada HP
Temukan kode CGI,misal 1001
Temukan kode TA, misal 2
Tulis kode CGI+TA, 10012 pakai sms

Kirim ke nomor server
User akan mendapat balasan berupa info lokasi seperti: “anda berada di jalan basuki rahmat. Terdekat dengan anda: Bank Jatim, KFC”

Sabtu, 2008 Mei 31

Nilai 1 Timing Advance =550 m?

Dari berbagai literature yang saya pelajari, belum pernah ada yang menjelaskan kenapa nilai 1 Timing Advance sebesar 550m.

Dan saya mendapatkan penurunan rumus tersebut. dari dosen saya, waktu masih nyusun Tugas Akhir di Teknik Elektro ITS. Tahun 2002.
Penghitungan Timing advance dijelaskan pada gambar berikut:
Untuk menjaga sinkronisasi, MS mengirim sinyal ke BTS (uplink). BTS juga mengirim sinyal ke MS (downlink)

Nilai uplink=downlink=1 time slot (t)
(nilai 1 timeslot akan dijelaskan kemudian)
1 periode Uplink-Downlink = 2 x time slot

Maka panjang jarak (S) Uplink-Downlink adalah:
S = V * t (bits)
= 3 * 108 * 3. 7 µ S
= 1111

Sehingga jarak antara BTS – Mobile station
= 1111/2 = 555 m


Berikut ini adalah rumus untuk menentukan nilai 1 time slot :

1 time slot = 1 burst period

=576.92 µ S = 156.25 bits

Maka nilai 1 bits(t) = 3.7 µ S

Timing Advance

Timing Avance adalah parameter untuk mengetahui jarak antara BTS dan mobile station(MS). Timing advance adalah sinkronisasi antara mobile station dengan Base Transmitter Station(BTS) dalam transmisi suara. Untuk menjaga sinkronisasi, mobile station mengirim sinyal ke BTS (up link) secara kontinyu. BTS juga mengirim sinyal ke mpbile station (down link). Saat uplink dan downlink disebut round trip time. Saat terjadi total connection, BTS akan mengirim nilai Timing Advance ke mobile station. Dengan timing advance, bisa diketahui jarak antara BTS dengan mobile station.
Nilai timing Advance adalah 0-63. Artinya jarak antara BTS-MS berkisar antara 0-35 km. Dengan setiap tingkatan mewakili 550 m.